1.003 pengusaha di Johor berhenti beroperasi karena pandemi
Local

1.003 pengusaha di Johor berhenti beroperasi karena pandemi

ISKANDAR PUTERI: Sebanyak 1.003 pengusaha di Johor telah menghentikan operasi bisnisnya karena dampak pandemi Covid-19, Majelis Negara Bagian Johor diberitahu hari ini.

Ketua Komite Investasi Negara, Pengembangan Kewirausahaan, Koperasi dan Sumber Daya Manusia Datuk Mohd Izhar Ahmad (pix) mengatakan ini adalah angka yang diberikan oleh Disnaker Johor untuk masa pandemi pada tahun 2020 dan 2021.

“Dari angka ini, 739 pengusaha tutup pada 2020 dan 264 pengusaha berhenti beroperasi pada 2021.

“Untuk pertanyaan berapa banyak pekerja di Johor yang terkena dampak pada periode ini, 12.231 pekerja lokal terkena dampak atau diberhentikan,” katanya saat mengakhiri perdebatan tentang Anggaran Johor 2022.

Mohd Izhar mengatakan 9.512 pekerja lokal kehilangan pekerjaan pada tahun 2020 dan 2.719 telah diberhentikan sepanjang tahun ini.

Sebelumnya, dalam menjawab pertanyaan lisan, dia mengatakan 27.410 orang di Johor telah menemukan pekerjaan di bawah Sistem Asuransi Ketenagakerjaan (EIS) Organisasi Jaminan Sosial antara 15 Juni 2020 dan 5 November tahun ini.

Selama periode yang sama, 25.221 penduduk setempat telah menjalani pelatihan di bawah inisiatif yang sama, tambahnya.

Mohd Izhar (PN-Larkin) mengatakan ada 40.149 lowongan pekerjaan di Johor hingga 29 Oktober tahun ini.

Sektor yang melaporkan lowongan tersebut adalah sektor penginapan, jasa makanan dan minuman, manufaktur, perdagangan grosir dan eceran, transportasi dan penyimpanan, dan jasa lainnya, katanya.

Hal itu dikatakan Mohd Izhar saat menjawab pertanyaan dari Md. Ysahrudin Kusni (PH-Bukit Naning) dan Hahasrin Hashim (BN-Panti) tentang peluang kerja yang tercipta pasca-Covid-19. — Bernama

Posted By : togel hari ini hongkong yang keluar 2021