Hari Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan untuk Menerangi Langit
Local

Hari Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan untuk Menerangi Langit

KUALA LUMPUR: Cakrawala Kuala Lumpur dan Alor Setar akan berpendar oranye saat Menara KL dan Menara Alor Setar yang ikonis menyala malam ini dari pukul 20:00 hingga 23:00 untuk menandai Hari Internasional Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan (IDEVAW).

Resident Coordinator Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Malaysia, Singapura dan Brunei Karima El Korri mengatakan, penerangan dua menara telekomunikasi tertinggi di Malaysia ini merupakan bagian dari kampanye global Orange the World.

Dia mengatakan itu juga merupakan pernyataan simbolis tidak hanya untuk menggalang perempuan dan anak perempuan Malaysia untuk menyatukan suara mereka sebagai bagian dari perjuangan global untuk mengakhiri kekerasan terhadap perempuan, tetapi juga panggilan nasional untuk bertindak dan pengakuan atas masalah vital ini.

“Hari ini, kami menyerukan tindakan yang lebih kuat dan tegas untuk menghapus kekerasan terhadap perempuan. Kita membutuhkan sarana inovatif untuk mengatasi akar permasalahan, undang-undang yang diskriminatif, serta norma dan praktik sosial yang bias yang mendukung kekerasan terhadap perempuan. Kami membutuhkan pendekatan seluruh masyarakat untuk memastikan bahwa kekerasan terhadap perempuan tidak baik-baik saja.

“Organisasi masyarakat sipil, pemuka agama, sekolah, laki-laki dan perempuan di masyarakat, kaum muda, tempat kerja, keluarga, dan media harus berdiri bersama untuk mengakhiri kekerasan terhadap perempuan. Kami membutuhkan komitmen baru dari pemerintah di tingkat nasional dan daerah,” katanya dalam sebuah pernyataan hari ini.

IDEVAW jatuh setiap tahun pada 25 November dan memulai 16 Hari Aktivisme Menentang Kekerasan Berbasis Gender yang berakhir pada 10 Desember. Tema global untuk tahun 2021 adalah “Oranye Dunia: Akhiri kekerasan terhadap perempuan sekarang!”.

Menurut pernyataan itu, Dana Kependudukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFPA) mendukung penerangan kedua menara sebagai bagian dari komitmen barunya untuk mengakhiri kekerasan di mana pun perempuan dan anak perempuan berada dan sebagai bagian dari tujuan untuk mengakhiri kekerasan berbasis gender dan semua praktik berbahaya. pada tahun 2030.

Selama 16 hari mendatang, PBB di Malaysia dengan peran kepemimpinan UNFPA akan menyelenggarakan serangkaian kegiatan termasuk dua forum dan kampanye media sosial seputar prinsip inti Otonomi Tubuh.

Forum pertama, Jalan Menuju Keadilan akan disiarkan langsung Sabtu ini dan akan fokus pada undang-undang yang ada untuk mengakhiri dan mencegah kekerasan terhadap perempuan, sementara pada 11 Desember, PBB akan mengadakan Forum Perempuan dan Anak Perempuan Malaysia kedua dengan tema: Otonomi Tubuh -Memastikan Hak dan Pilihan bagi Perempuan dan Anak Perempuan Malaysia.-Bernama

Posted By : togel hari ini hongkong yang keluar 2021