Kasus kejahatan komersial masih meningkat di Perak
Highlights

Kasus kejahatan komersial masih meningkat di Perak

IPOH: Kasus kejahatan komersial di Perak dari awal tahun ini hingga 21 November terus menunjukkan tren peningkatan, dengan 1.813 kasus tercatat dibandingkan dengan 1.748 untuk periode yang sama tahun lalu.

Kepala Polisi Perak Datuk Mior Faridalathrash Wahid mengatakan jumlah total yang hilang juga naik menjadi lebih dari RM58 juta dibandingkan dengan RM37 juta pada tahun 2020.

“Tahun lalu kami berhasil menangkap total 1.123 orang, sementara tahun ini 1.112 orang diduga terlibat,” katanya dalam konferensi pers program High Policing Profile (HPP) dalam rangka Kampanye Pencegahan Kejahatan Komersial 2021 di sebuah pusat perbelanjaan. di sini hari ini.

Dia mengatakan jenis kejahatan komersial yang paling umum melibatkan aktivitas online, termasuk pembelian dan penjualan barang yang curang, pinjaman yang tidak ada, penipuan investasi, Penipuan Macau, Penipuan Afrika dan Kompromi Email Bisnis (BEC).

Menurutnya, dari total jumlah kasus kejahatan komersial yang dilaporkan tahun ini, 1.057 melibatkan kejahatan online dengan kerugian lebih dari RM25 juta dan penangkapan 682 orang.

“Tahun lalu, total 1.117 kasus online dilaporkan untuk periode yang sama, dengan kerugian lebih dari RM24 juta dan penangkapan 673 orang.

Di sisi lain, Mior Faridalathrash mengatakan polisi tidak perlu membuka berkas investigasi orang hilang dalam kasus putri guru TK Indira Gandhi dan mantan suaminya 12 tahun lalu.

Dia mengatakan penyelidikan atas kasus tersebut telah dilakukan dan polisi masih melanjutkan upaya untuk melacak mantan suami dan anaknya, yang dilaporkan hilang.

Dia dilaporkan telah meminta kasus tersebut untuk diklasifikasi ulang sebagai kasus orang hilang menyusul kegagalan polisi untuk menemukan keberadaan putrinya sejak 2010.

Indira sebelumnya telah mengajukan dua laporan polisi pada September 2019 dan April 2020 di Putrajaya untuk diklasifikasi ulang sebagai kasus orang hilang. — Bernama

Posted By : Keluaran HK Hari Ini