Kenaikan harga sayuran: KPDNHEP bantah klaim CAP
Local

Kenaikan harga sayuran: KPDNHEP bantah klaim CAP

KUALA LUMPUR: Kementerian Perdagangan dan Konsumen Dalam Negeri (KPDNHEP) tidak menemukan kasus kenaikan harga sayuran hingga 200 persen seperti yang diklaim oleh Asosiasi Konsumen Penang (CAP), Selasa.

Wakil Menteri Datuk Rosol Wahid mengatakan temuan penyelidikan yang dilakukan oleh kementerian juga mengungkapkan bahwa CAP tidak dapat mengidentifikasi lokasi kejadian.

“Saat aparat penegak kami turun ke lapangan untuk melakukan investigasi, mereka diberitahu oleh CAP bahwa mereka tidak yakin di mana kejadian itu terjadi, mereka mengatakan itu hanya berdasarkan desas-desus,” katanya saat mengakhiri perdebatan tentang RUU Pasokan 2022. di tingkat Panitia KPDNHEP, di Dewan Rakyat, hari ini.

Meski demikian, Rosol mengatakan penyelidikan menemukan ada kenaikan harga sayuran tetapi tidak setinggi yang diklaim.

Sebelumnya dalam sesi debat, beberapa Anggota DPR RI mengangkat isu kenaikan harga pangan, termasuk sayur mayur dan roti yang berdampak pada masyarakat.

Terkait hal tersebut, Rosol mengimbau masyarakat untuk melaporkan kepada kementerian seperti melalui portal e-Aduan jika menemukan kenaikan harga barang secara tiba-tiba sehingga aparat penegak hukum dapat memantau situasi dan mengambil tindakan sesegera mungkin.

Terkait isu kenaikan harga produk roti oleh produsen roti terkemuka pada 1 Desember, Rosol mengatakan pihaknya akan mengkaji hal tersebut.

Sebanyak 17 anggota parlemen dari pemerintah, oposisi dan blok independen mengikuti sesi debat.

Perkiraan pengeluaran operasional sebesar RM1.094.676.700 yang dialokasikan untuk KPDNHEP dalam Anggaran 2022 kemudian disetujui oleh suara mayoritas.

Sidang Dewan Rakyat berlanjut Senin. – Bernama

Posted By : togel hari ini hongkong yang keluar 2021