“Saya tidak pernah didekati untuk ikut campur dalam keputusan pengadilan”
Local

“Saya tidak pernah didekati untuk ikut campur dalam keputusan pengadilan”

PUTRAJAYA: Ketua Hakim Tun Tengku Maimun Tuan Mat (pix) mengatakan dia tidak pernah didekati oleh pihak manapun untuk ikut campur dalam keputusan kasus pengadilan.

Tengku Maimun berpendapat bahwa hal yang sama juga dapat dikatakan untuk hakim lainnya sambil menekankan bahwa semua hakim mengambil keputusan berdasarkan bukti yang dihadirkan di pengadilan dan oleh karena itu, tidak akan dapat menyimpang dari prinsip itu.

“Ya, kami mendengar di televisi bagaimana mantan perdana menteri (Tan Sri Muhyiddin Yassin) didekati, tetapi tidak ada yang pernah mendekati saya untuk meminta bantuan seperti itu (untuk ikut campur).

“Tapi kalaupun ada yang melakukan pendekatan, kita bisa katakan tidak ada yang bisa dilakukan karena apa yang terjadi di pengadilan berdasarkan bukti dan kesaksian,” katanya dalam konferensi pers usai pembukaan Tahun Hukum 2022 di Gedung Istana Kehakiman, di sini, hari ini.

Dia diminta untuk mengomentari pidato presiden Dewan Pengacara AG Kalidas pada acara hari ini yang menyentuh pidato Muhyiddin tahun lalu di mana dia (Muhyiddin) mengatakan dia telah menerima permintaan dari pihak tertentu untuk ikut campur dalam keputusan pengadilan.

Untuk pertanyaan tentang posting media sosial terkait dengan kasus-kasus pengadilan tingkat tinggi, seperti persidangan 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang dihadapi oleh mantan perdana menteri Datuk Seri Najib Tun Razak, antara lain, Tengku Maimun mengatakan bahwa publik berhak untuk menyuarakan pandangan mereka. tetapi peradilan akan memberikan putusan sesuai dengan asas hukum.

“Mereka ingin memberi tahu seluruh dunia tentang sisi cerita mereka. Bagi kami itu tidak terlalu penting karena yang penting adalah bukti apa yang telah dibawa ke pengadilan dan itu akan menjadi dasar keputusan kami sehubungan dengan kasus-kasus itu, ”kata Tengku Maimun.

Mengomentari masalah yang sama, Tengku Maimun mengatakan pengacara juga tunduk pada proses penghinaan, tetapi itu tergantung pada pernyataan mereka.

“Proses penghinaan ada untuk melindungi citra peradilan sebagai sebuah institusi, tetapi kami juga sangat jelas bahwa prosesnya harus dilakukan dengan hemat. Adapun tindakan para advokat juga tunduk pada kode etik advokat berdasarkan Undang-Undang Profesi Hukum,” tambahnya.

Sementara itu, Tengku Maimun mengatakan putusan pengadilan yang lebih rendah dapat ditinjau kembali oleh Pengadilan Tinggi jika ditemukan berlebihan atau tidak sesuai dengan undang-undang yang ada.

Dia mengatakan Pengadilan Tinggi dapat menarik catatan kasus untuk ditinjau.

“Oleh karena itu, berdasarkan undang-undang diperbolehkan untuk menarik kembali catatan kasus berdasarkan kekuatannya untuk meninjau keputusan pengadilan yang lebih rendah,” kata Tengku Maimun ketika diminta untuk mengomentari keputusan Pengadilan Selayang kemarin yang menjatuhkan hukuman 10 hari kepada remaja berusia 19 tahun. penjara dan denda RM4,000 karena mencoba mencuri kotak sumbangan masjid.

Hakim Nik Mohd Fadli Nik Azlan telah menjatuhkan hukuman pada Daniel Iskandar setelah terdakwa mengaku bersalah atas dakwaan berdasarkan Bagian 380 KUHP.

Media sebelumnya melaporkan tentang video viral berdurasi satu menit-25 detik yang menunjukkan anggota masjid memandikan seorang pria seperti “mayat” karena mencuri kotak sumbangan.

-Bernama

Posted By : togel hari ini hongkong yang keluar 2021