Status bangunan MBMB baru akan diputuskan setelah penetapan delineasi
Local

Status bangunan MBMB baru akan diputuskan setelah penetapan delineasi

MELAKA: Status gedung baru Dewan Kota Bersejarah Melaka (MBMB) di Klebang akan diputuskan setelah isu batas antara MBMB dan Majlis Hang Tuah Jaya (MPHTJ) dikukuhkan.

Ketua Komite Perumahan Negara, Pemerintah Daerah dan Lingkungan Datuk Zaidi Attan mengatakan pembangunan proyek, yang dihentikan pada 2018, harus mempertimbangkan berbagai faktor, seperti nilai pasar properti, beban kerja, nilai aset domestik dan komersial dari kedua otoritas lokal (PBT). ).

“Hingga saat ini, kami baru menerima keputusan dari Kementerian Perumahan Rakyat dan Pemerintah Daerah (KPKT) tentang penetapan batas antara MBMB dan MPHTJ pekan lalu.

“Kebutuhan untuk melanjutkan konstruksi tergantung pada lembaran batas,” katanya kepada wartawan setelah mengunjungi stasiun Leypark di Dataran Air Keroh, bersamaan dengan pembukaan resminya, di sini tadi malam.

Gedung MBMB eksisting di Ayer Keroh berada di dalam kawasan MPHTJ dan menghadap gedung MPHTJ.

Pembangunan gedung baru berlantai tujuh MBMB di atas lahan enam hektar di Klebang, menelan biaya RM140 juta, dihentikan karena beberapa faktor, termasuk menimbulkan biaya sekitar RM400 juta yang harus ditanggung MBMB dalam waktu 25 tahun jika pembangunan gedung tersebut gedung baru dilanjutkan.

Dalam perkembangan lain, Zaidi mengatakan pemerintah negara bagian melalui empat pemerintah daerah, secara aktif melakukan upaya transformasi kawasan bisnis di sekitar Melaka, terutama yang melibatkan pedagang atau pedagang kecil, sejalan dengan manifesto Barisan Nasional (BN) untuk pemilihan negara baru-baru ini. .

Transformasi tersebut antara lain melengkapi pusat jajanan dengan infrastruktur yang lengkap dan menata kembali pasar malam, dan bazar Ramadhan selama bulan puasa, jelasnya.

Sementara itu, Presiden MPHTJ Datuk Shadan Othman mengatakan Stasiun Leypark dengan konsep pasar malam seperti Jonker Walk akan menjadi daya tarik wisata terbaru sekaligus membuka peluang bagi pedagang kecil atau generasi muda untuk meningkatkan pendapatan.

Kawasan rekreasi dan bisnis konsep yang dibuat di bawah Rencana Kawasan Khusus Pariwisata MPHTJ, yang beroperasi empat hari seminggu mulai Kamis malam, telah menarik lebih dari 1.000 pengunjung sejak dibuka bulan lalu.-Bernama

Posted By : togel hari ini hongkong yang keluar 2021